Selasa, 20 Desember 2011

BAB III KRISTIN


BAB III
METODOLOGI PENELITIAN



Untuk penyusunan suatu laporan diperlukan data-data yang sesuai dengan pokok permasalahan yang sedang dihadapi. Data dikatakan baik apabila data dapat mewakili keadaan obyek yang sedang diteliti dan untuk mendapatkan data yang baik tersebut diperlukan suatu metode atau cara yang sesuai dengan kebutuhan penelitian, yaitu cara kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan.

3.1    Obyek Penelitian
Obyek yang penulis teliti disini adalah SMU Negeri 15 Semarang yang bertempat di Jalan Kedungmundu Raya No.34, Kec. Tembalang Semarang, Telp : 024-6719871,Fax:024-76738440,Email :administrator@sma15smg.sch.id

3.2    Jenis dan Sumber Data
3.2.1   Jenis Data
a.       Data Kuantitatif
Merupakan data yang dapat diukur dalam bentuk angka yang menunjukkan jumlah atau banyaknya sesuatu, data ini berupa laporan/rekap absensi siswa, guru dan karyawan.
b.      Data kualitatif
Merupakan data yang tidak berdasarkan jumlah atau banyaknya sesuatu, data ini berupa data historis instansi, deskripsi data absensi siswa, guru, dan guru. Termasuk di dalamnya adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam SMU Negeri 15 Semarang.

3.2.2   Sumber Data
a.       Data Primer
Data primer merupakan data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli, yaitu dari instansi tempat diadakannya penelitian. Data tersebut diperoleh dengan cara wawancara langsung dengan responden di SMU Negeri 15  Semarang.

b.      Data Sekunder
Data sekunder merupakan data penelitian yang diperoleh secara tidak
langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain), dalam bentuk dokumen dan laporan yang berkaitan dengan manajemen absensi di instansi.

3.3    Metode Pengumpulan Data
Dalam penulisan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut :

1.            Wawancara (Interview)
Wawancara digunakan untuk mendapatkan data secara langsung dari pihak perusahaan. yang merupakan komunikasi dari seseorang pekerja untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan yang diinginkan. Dalam hal ini penulis langsung mewancarai Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum pada SMU Negeri 15  Semarang untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan. Antara lain : Bagaimana prosedur absensi siswa, guru dan karyawan pembuatan laporan-laporannya  yang berlaku pada SMU Negeri 15 Semarang?.



2.            Observasi
Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem Observasi merupakan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang sedang berlangsung.
Pengamatan yang dilakukan secara langsung terhadap objek penelitian yaitu untuk sistem informasi absensi siswa, guru dan karyawan yang berjalan saat ini, dimana penulis mengamati secara langsung kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan, dengan menggunakan pencatatan secara sistematika terhadap gejala-gejala yang ada hubungannya dengan masalah yang sedang di teliti.

3.            Studi Pustaka
Merupakan teknik  pengumpulan data dengan cara mempelajari dan membaca berbagai macam buku dan laporan  yang ada kaitannya dengan penelitian.

3.4    Tahap-Tahap Pengembangan Sistem
Proses pengembangan sistem melewati beberapa tahapan mulai dari sistem direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan. Dalam penyusunan sistem menurut Jogiyanto. HM, 2005, terdapat beberapa langkah  yaitu :
1.       Analisis  Sistem
Tahap ini merupakan tahap proses pengumpulan informasi untuk  mengembangkan sistem yang baru. Dalam analisa sistem prosedur pengolahan informasi yang ada dibedakan secara terinci melalui proses identifikasi, adapun proses identifikasi yang dilakukan dalam proses analisa sistem ini meliputi :
a.       Mengidentifikasi masalah absensi siswa, guru dan karyawan sampai pembuatan laporan absensi dan rekapitulasi absensi siswa, guru dan karyawan.
b.       Menggambarkan aliran sistem yang berjalan
c.       Analisa kebutuhan-kebutuhan dan komponen-komponen yang dibutuhkan sistem.

2.       Desain Sistem
Desain sistem adalah penentuan bagaimana sebuah sistem akan menyesuaikan apa yang harus diselesaikan, meliputi konfigurasi komponen-komponen dari sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun pada akhir tahap analisa sistem. Langkah-langkah yang penulis lakukan dalam menganalisa untuk pembuatan laporan tugas akhir ini adalah :
a.       Menyusun sistem secara global dengan penggambaran context diagram, decompotition diagram, data flow diagram.
b.       Merancang sistem secara rinci dengan penggambaran ERD, normalisasi, relasi tabel, penyusunan kamus data dan struktur fiile.
c.       Merancang bentuk input dan output data.

3.       Implementasi Sistem
Tahap implementasi sistem merupakan tahap meletakkan atau menerapkan sistem supaya sistem tersebut siap untuk dioperasikan.
Kegiatan-kegiatan dalam mengimplementasikan sistem dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu :
a.        Rencana  Implementasi sistem
Dalam  tahap ini dimaksudkan untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap implementasi supaya lebih optimal.
b.        Pelaksanaan Implementasi Sistem
Dalam tahap ini diadakan serangkaian kegiatan-kegiatan yaitu antara lain :
1.      Pemilihan dan pelatihan personil
2.      Pemilihan tempat dan instalasi perangkat lunak
3.      Pengetesan programa
4.      Konversi sistem

c.        Tidak Lanjut Tahap Implementasi
Pada tahap ini penulis akan melakukan pengetesan sistem dengan jalan menggunakan data yang sesungguhnya dalam jangka waktu waktu tertentu.

Tidak ada komentar: