Minggu, 06 Juni 2010

aplikasi sistem pengingat pada dekstop

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Sistem

2.2.1 Definisi Sistem

Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem adalah “Suatu jaringan kerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan satu sasaran tertentu”( Jogiyanto, 1993, h:1 ).

Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan operasi didalam sistem. Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya, menurut Gordon B.Davis sebagai berikut : “Sistem adalah kumpulan dari elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu” ( Jogiyanto, 1993, h:2 ).

Menurut Wahyudi dan Subando (1994: 8) Sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu.

Sistem berasal berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Menurut Remond cleod, Jr (1998) sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan.

Edgar F Huse dan James L. Bowdict menurutnya sistem adalah sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.





2.2.2 Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya sebagai berikut ini :

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system) Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem
buatan manusia (human made system) Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system. Sistem informasi merupakan contoh man-machine system, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system) Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem
terbuka (open system) Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya. Karena sistem sifatnya terbuka dan terpengaruh oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus mempunyai suatu sistem pengendalian yang baik. Sistem yang baik harus dirancang sedemikian rupa, sehingga secara relatif tertutup karena sistem tertutup akan bekerja secara otomatis dan terbuka hanya untuk pengaruh yang baik saja.Suatu sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya disebut sistem terbuka. Sebuah sistem pemanas atau pendingin ruangan,contohnya, mendapatkan input-nya dari perusahaan listrik, dan menyediakan panas/dinginnya bagi ruangan yang ditempatinya.Dengan menggunakan logika yang sama, suatu sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya adalah sistem tertutup. Sebagai contohnya, sistem tertutup hanya terdapat pada situasi laboratorium yang dikontrol ketat.


2.2.3 Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik. Karakteristik sistem adalah
sebagai berikut (Jogiyanto, 2003:54):

1. Suatu sistem mempunyai komponen-komponen sistem (component)
atau subsistem-subsistem.

2. Suatu sistem mempunyai batas sistem (boundary).

3. Suatu sistem mempunyai lingkungan luar (environment).

4. Suatu sistem mempunyai penghubung (interface).

5. Suatu sistem mempunyai tujuan (goal).


2.2.4 Syarat-syarat sistem

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.

2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.

4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.

5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.



2.2 Informasi

Informasi adalah data yang telah disusun sedemikian rupa sehingga bermakna dan bermanfaat karena dapat dikomunikasikan kepada seseorang yang akan menggunakannya untuk membuat keputusan. Syarat-syarat informasi yang baik adalah: (Wahyudi dan Subando, 1994:11)

a. Ketersediaan (availability)
Informasi harus dapat diperoleh bagi orang yang hendak memanfaatkannya.

b. Mudah dipahami (comprehensibility);
Informasi harus mudah dipahami oleh pembuat keputusan, baik itu informasi yang menyangkut pekerjaan rutin maupun keputusan-keputusan yang bersifat strategis.

c. Relevan
Informasi yang diperlukan adalah yang benar-benar relevan dengan permasalahan,misi, dan tujuan.

d. Bermanfaat;
Sebagi konsekuensi dari relevan, informasi harus bermanfaat. Oleh karena itu informasi juga harus dapat tersaji ke dalam bentuk-bentuk yang memungkinkan pemanfaatan oleh organisasi yang bersangkutan.

e. Tepat waktu;
Informasi harus tersedia tepat waktunya. Syarat ini terutama sangat penting pada saat organisasi membutuhkan informasi untuk membuat keputusan-keputusan yang krusial.

f. Keandalan (reliability);
Informasi harus diperoleh dari sumber-sumber yang dapat diandalkan kebenarannya. Pengolah data atau pemberi informasi harus dapat menjamin tingkat kepercayaan atas informasi yang diberikan

g. Akurat;
Ini mengharuskan bahwa informasi bersih dari kesalahan dan kekeliruan. Ini berarti bahwa informasi harus jelas dan secara akurat mencerminkan makna yang terkandung dari data pendukungnya.

h. Konsisten;
Informasi tidak boleh mengandung kontradiksi di dalam penyajiannya karena konsistensi merupakan syarat penting bagi dasar pengambilan keputusan.



2.3 Sistem informasi
Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi sistem informasi :
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.(Bodnar dan HopWood 1993)
Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.(Turban, McLean, dan Wetherbe 1999)
Menurut Alter (1992) Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien. Mediakita(2006 )
Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user). (embunpagi@blogspot.com)
Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada. (salemba empat,jakarta :2004)
Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya. (www.Google.com)


2.4 Aplikasi
Aplikasi sistem adalah sofware yang dibeli perusahaan dari tempat pembuatnya. Aplikasi akan menggunakan sistem operasi (OS) komputer dan aplikasi yang lainnya yang mendukung. Istilah ini mulai perlahan masuk ke dalam istilah Teknologi Informasi semenjak tahun 1993, yang biasanya juga disingkat dengan app.
Secara historis, aplikasi adalah software yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan. App Industri PC tampaknya menciptakan istilah ini untuk merefleksikan medan pertempuran persaingan yang baru, yang paralel dengan yang terjadi antar sistem operasi yang dimunculkan.
( www.Google.com/Kamus Komputer dan teknologi informasi)

2.5 Visual Basic
Micosoft Visual Basic 6.0 merupakan salah satu dari berbagai bahasa pemrograman yang digunakan untuk menyusun paket program aplikasi berbasis windows dengan metode grafis (GUI-Graphic User Interface) dan menggunakan bahasa pemrograman BASIC sebagai dasarnya. Microsoft Visual Basic 6.0 menyediakan fasilitas yang memungkinkan untuk menyusun sebuah program dengan memasang obyek-obyek grafis dalam sebuah form. Selain itu microsoft visual basic 6.0 juga menawarkan berbagai kemudahan dalam mengelola sebuah database. Kemudahan ini masih ditambah lagi dengan tersedianya sarana dan peranti lengkap (Madcom, 2005:1).

Komponen dalam Microsoft Visual Basic 6.0 dirancang untuk memudahkan pengguna dalam merancang program, komponen ini telah mengalami perbaikan dari versi sebelumnya. Komponennya didalamnya yaitu (Madcom, 2005:5-17) :

1. Title bar, merupakan batang judul dari program Visual Basic 6.0 yang
terletak pada bagian paling atas dari jendela program.

2. Menu bar, merupakan batang menu yang terletak di bawah title bar yang berfungsi untuk menampilkan pilihan menu atau perintah untuk menjalankan program Visual Basic 6.0 saat pertama kali jendela program dibuka dapat terlihat tiga belas menu utama, yaitu: File, Edit, View, Project, Format,Debug, Run, Query, Diagram, Tools, Add-Ins, Windows dan Help.

3. Toolbar, merupakan sebuah batang yang berisi kumpulan tombol yang terletak di bawah menu bar yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu perintah. Pada kondisi default, program visual basic hanya menampilkan toolbar standard.

4. Toolbox, merupakan kotak yang berisi kumpulan tombol obyek atau kontrol untuk mengatur desain dari aplikasi yang akan dibuat. Pada kondisi default, toolbox hanya menampilkan tabulasi general dengan 21 tombol kontrol.

5. Project, merupakan suatu kumpulan module atau merupakan program aplikasi sendiri. Dalam Visul Basic, file project disimpan dengan nama file berakhiran .VBP, dimana file ini berfungsi untuk menimpan seluruh komponen program.

6. Properties Window, merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk menampung nama property control yang terpilih. Pengaturan property pada program visual basic merupakan hal sangat penting untuk membedakan obyek yang satu dengan yang lainnya.

7. Form layout Wondow, merupakan jendela yang digunakan untuk mengatur posisi form saat program dijalankan.

8. Immediate, merupakan jendela yang digunakan untuk mencoba beberapa perintah dengan mengetikkan baris program dan dapat langsung melihat hasilnya.

9. Form Window, merupakan jendela desain dari sebauah program aplikasi.

10. Code Windows, merupakan jendela yang digunakan untuk menulisakan kode program dari control yang dipasang pada jendela form dengan cara memilih terlebih dahulu control pada kotak obyek.

11. Event, merupakan suatu kejadian yang akan diterima oleh suatu obyek. Event yang diterima oleh obyek berfungsi menjalankan kode program yang ada dalam obyek tersebut.

12. Method, suatu kumpulan perintah yang memiliki kegunaan yang hampir sama dengan suatu fungsi atau prosedur.

13. Module memiliki fungsi yang sama dengan form, tetapi module tidak berisi obyek dan bentuk standar. Selain itu, module berisi kode program atau prosedur yang dapat digunakan oleh program aplikasi.

2.6 Reminder

Pengingat desktop adalah aplikasi kecil dan ringan yang akan membantu Anda mengatur dan tidak pernah melupakan tugas-tugas penting Anda. Dapat juga bekerja sebagai scheduler, memungkinkan Anda untuk memasukkan berbagai tugas yang berulang secara teratur. Itu melakukan pekerjaannya tanpa kesalahan dan sangat rendah pada sumber daya sistem
Beberapa tambahan kecil dapat menjadi berguna: kemampuan untuk mengembalikan tugas-tugas sebelumnya, audio alert untuk tugas saat ini, filter yang lebih baik, lebih dapat dikonfigurasi kategori tugas. Selain itu, aplikasi berperilaku dan bekerja dengan mudah.

Desktop Pengingat adalah aplikasi yang berguna untuk orang-orang yang menghadang dengan banyak tugas-tugas sehari-hari dan bahkan bagi pengguna rumah yang akan menghargai kesederhanaan dan kemudahan penggunaan. Selain perbaikan kecil yang harus dibuat, ia memiliki footprint kecil pada sumber daya sistem dan akan selalu membuat Anda tetap up to date dengan jadwal Anda saat ini.

MAKALAH

“SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN KAS PADA KOPERASI KARYAWAN PT. DJARUM KUDUS”.


Latar Belakang Masalah
Koperasi merupakan badan usaha yang bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Koperasi didirikan dari, oleh, dan untuk anggota, karena itu anggota koperasi menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kesejahteraan atas dasar kesamaan hak dan kesamaan kewajiban. Dalam pengembangannya, koperasi juga diikuti dengan semakin kompleknya permasalahan yang harus dihadapi. Dengan bertambah besarnya skala operasi serta semakin berkembangnya perusahaan baik kegiatan maupun jumlah karyawan. Pimpinan perusahaan tidak dapat lagi melaksanakan sendiri semua fungsinya, kondisi semacam ini menuntut pimpinan perusahaan untuk mendelegasikan sebagian tugas, wewenang serta tanggung jawab kepada beberapa bawahan yang dipimpinnya guna membantu pengelolaan perusahaan.
Selain itu pimpinan perusahaan juga membutuhkan suatu alat untuk mengawasi jalannya tugas yang dipercayakan kepada bawahan serta untuk mengetahui kemajuan yang akan dicapai perusahaan. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang lebih dikenal dengan sistem pengendalian intern.
Suatu perusahaan menerapkan sistem pengendalian intern sebagai penunjang dalam menjalankan usahanya. Sistem tersebut disesuaikan dengan keadaan dan kondisi masing-masing perusahaan karena jenis dan bentuk perusahaan yang berbeda-beda. Sistem pengendalian intern yaitu suatu sistem yang meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk

menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen (Mulyadi, 2001:163). Sistem pengendalian intern yang dirancang dengan baik terhadap struktur organisasi yang didalamnya terdapat pembagian tanggungjawab fungsional kepada unit-unit organisasi yang dibentuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pokok perusahaan atau koperasi, seperti pemisahan fungsi operasional, fungsi penyimpanan dan fungsi pencatatan. Salah satu aktiva yang dimiliki perusahaan adalah kas. Kas perlu mendapat perhatian tersendiri, karena sifatnya yang sangat mudah dipindahtangankan dan tidak dapat dibuktikan kepemilikannya. Dengan keadaan ini tentunya akan mendorong koperasi untuk melakukan pengendalian intern terhadap penerimaan kas.
Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus merupakan koperasi yang didirikan khususnya untuk karyawan koperasi dan masyarakat sekitarnya pada umumnya. Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus memiliki beberapa usaha yaitu simpan pinjam, kredit perumahan (KPR) dan kredit kapling, pertokoan dan Apotek. Karena keterbatasan jumlah karyawan di bagian pelaksana dan alat mekanis yang di gunakan pada Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus, hal ini akan mempengaruhi pelaksanaan sistem pengendalian intern penerimaan kas yang terjadi di koperasi tersebut. Karena jumlah karyawan dibagian pelaksana terbatas, sehingga terjadi perangkapan tugas sehingga jika terjadi suatu kesalahan sulit untuk mencari siapa yang bertanggungjawab atas kesalahan tersebut. Dan karena pelaksanaan pencatatan dan penggunaan alat mekanis yang kurang memadai bisa mengakibatkan kesalahan dalam pencatatan kekayaan perusahaan yang masuk dan itu akan merugikan koperasi secara material, Hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip pengendalian intern yang baik.
Sistem pengendalian intern pada Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus dilaksanakan untuk menghindari terjadinya kebocoran pada penerimaan kas dan juga untuk mengetahui apakah sistem manajemen yang dilaksanakan efektif atau tidak. Dalam pelaksanaannya ada yang sesuai dengan prinsip pengendalian intern yang baik yaitu dengan adanya pelaksanaan pemeriksaaan secara independent yang dilakukan oleh bagian pengawasan setiap satu bulan sekali. Penerimaan kas dalam koperasi harus dilakukan seteliti mungkin, karena modal koperasi yang jumlahnya terbatas harus digunakan sesuai dengan tujuan usahanya, yakni mensejahterakan anggotanya. Penerimaan kas di Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus berasal dari bunga pinjaman, pembayaran anggsuran, dan laba usaha. Sistem pengendalian intern yang terjadi di Koperasi Karyawan PT. Djarum Kudus tidak terlepas dari kelemahan-kelemahan. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya pemisahan antara pencatatan dan penyimpanan aktiva, selain itu adanya selisih sisa hasil usaha yang terjadi pada tahun 2006-6007. Keadaan ini bertolak belakang dengan prinsip pokok pengendalian intern. Tetapi hal ini dapat teratasi jika manajer dapat mengawasi dan melaksanakan tugas tersebut dengan baik.
Sistem pengendalian intern menurut Mulyadi adalah gabungan suatu sistem yang meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran–ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen (Mulyadi, 2001 : 163).
Kas diartikan sebagai nilai uang kontan yang ada dalam perusahaan beserta pos-pos lain yang dalam jangka waktu dekat dapat diuangkan sebagai alat pembayarn kebutuhan financial yang mempunyai sifat paling tinggi likuiditasnya (Indriyo, 1992 : 61). Kemudian menurut Mulyadi (2001 : 163), Kas diartikan sebagai alat pertukaran dan juga digunakan sebagai ukuran dalam akuntansi. Berdasarkan keterangan diatas maka dapat disimpulkan kas merupakan alat pertukaran atau pembayaran finansial yang mempunyai sifat paling tinggi tingkat likuiditasnya.
Berdasarkan pengertian-pengertian diatas maka dapat disimpulkan sistem pengendalian intern penerimaan kas adalah suatu susunan yang didalamnya meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga penerimaan saldo dalam kas.

APLIKASI INFRASTRUKTUR E BISNIS

Rangkuman:

TEHNOLOGI INFRASTRUKSTUR E-BISNIS

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)

PENGERTIAN ERP

- ERP merupakan sebuah system informasi perusahaan yang di rancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya , informasi, dan aktivitas yang diperlukan untuk sebuah proses bisnis lengkap.

- Syarat terpenting dari ERP adalah integrasi.

ORGANISASI

- ERP bertujuan untuk mengkoordinasikan bisnis secara keseluruhan.

- Peranan ERP dalam perusahaan:

Ø Otomisasi dan integrasi banyak proses bisnis

Ø Menghasilkan informasi secara real – time.

TAHAP EVOLUSI ERP

Ø Tahap I : Material Requirement Planning (MRP)

Merupakan cikal bakal dari ERP, dengan konsep perencanaan kebutuhan material

Ø Tahap II : Close-Loop MRP

Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP, terdiri atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang dapat di ubah atau di ganti jika di perlukan.

Ø Tahap III : Manufakturing Resource Planning (MRP II)

Merupakan perkembangan dari close-loop MRP yang di tambahkan 3 elemen. Yaitu: perencanaan penjualan dan operasi, antar muka keuangan dan simulasi analisis dari kebutuhan yang di perlukan.

Ø Tahap IV : Enterprise Resource Planning

Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan pada beberapa jenis proses bisnis di antaranya integrasi keuangan, rantai pasok dan meliputi lintas batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan di lakukan secara mudah.

Ø Tahap V : Extended ERP (ERP II)

Merupakan perkembangan dari ERP yang di luncurkan tahun 2000, serta lebih kompleks.

INTERGRASI ERP DALAM ORGANISASI

ERP merupakan suatu system informasi yang di perlukan bagi perusahaan manufactur maupun jasa yang berperan mengintergrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi, maupun distribusi di perusahaan. Sesuai dengan namanya, Enterprise berarti memiliki makna secara menyeluruh sehingga semua terpusat pada satu system. ERP ini sudah meliputi semua fungsi dasar dari perusahaan bahkan bisa di terapkan pada organisasi non profit, pemerintah, dan berbagai jenis lembaga lainnya.

NILAI BISNIS IMPLEMENTASI ERP

Dapat mengintegrasikan berbagai informasi yang ada menjadi suatu struktur tunggal

Mengurangi biaya informasi

Mengolah data secara tepat dan akurat

KEUNTUNGAN ERP

- menyederhanakan proses bisnis

- mengurangi beban biaya ( jangka panjang)

- pengambilan keputusan

- peningkatan etos kerja karyawan

- menambah daya saing perusahaan

- mengurangi tingkat manipulasi

KENDALA ERP

- biaya investasi yang tinggi

- resiko yang tinggi

- the need to reengineer bussunes processes

- technical support can be shoody

- butuh waktu bagi SDM yang ada untuk menerima system yang baru.

PERENCANAAN SUMBER DAYA PERUSAHAAN (ERP)

Perencanaan sumber daya perusahaan ( ERP) adalah system terpadu berbasis computer digunakan untuk mengelola sumber daya internal dan eskternal termasuk asset berwujud, sumber daya keuangan, bahan dan sumber daya manuasia. Ini merupakan arsitektur perangkat lunak yang bertujuan untuk memfasilitasi aliran informasi antara semua fungsi bisnis dalam batas-batas organisasasi dan mengelola koneksi ke stakeholder. di luar. System ERP mengkonsolidasikan seluruh operasi bisnis menjadi perusahaan system lingkungan yang luas dan seragam.

SEJARAH SINGKAT ERP

ERP PERTAMA KALI DIGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN RISET DAN ANALISIS Gartner Group pada tahan 1990 sebagai perpanjangan dari MRP ( Material Kebutuhan Perencanaan ; kemudian perencanaan sumber daya manufakytur) dan CIM ( Computer Intregrated Manufacturing)..

ERP system sekarang berusahaan untuk menutupi fungsi inti semua perusahaan, terlepas dari organisasi bisnis atau carter.

LANGKAH- LANGKAH IMPLEMANTASI ERP

- Mengidentifikasi data yang akan di pindah.

- Menentukan waktu migrasi.

- Membangkitkan data template.

- Pembekuan alat untuk migrasi data.

- Memutuskan migrasi terkait.

- Menentukan pada data pengarsipan.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN ERP:

- Sistem ERP menghubungkan perangkat lunak yang diperlukan dalam rangka untuk peramalan yang akurat harus di lakukan

- Integrasi antara area fungsional yang berbeda untuk memastikan komunikasi yang tepat , produktivitas dan efisiensi

- Desain teknik cara terbaik untuk membuat produk

- Order pelacakan, dari penerimaan melalui penerimaan kas

- Mengelola antar dependensi komplek proses bill of material

- Pelacakan arah penandingan tiga di antaranya pesanan pembelian, persediaan penerimaan, dan biaya

- Akuntansi untuk semua tugas: melacak pendapatan, biaya dan laba pada tingkat rinci.

MANFAAT MENGGUNAKAN ERP UNTUK SENTRALISASI DATA:

- Menghilangkan masalsh perubahan sinkronisasi antara beberapa system konsolidasi keuangan pemasaran dan penjualan sumber daya manusia, dan aplikasi manufactur.

- Izin pengendalian proses bisnis yang melintasi batas fungsional

- Menyediakan pandangan top down dari perusahaan, informasi real time tersedia untuk manajeman dimana saja, kapan saja untuk membuat keputusan yang tepat

- Mengurangi resiko hilangnya data sensitive oleh mengkonsolidasikan beberapa perizinan dan model keamanan menjadi strukstur tunggal.

- Mempersingkat produksi leadtime dan waktu pengiriman.

- Mefasilitasi pembelajaran bisnis, memberdayakan dan membangun visi bersama

- Kustomisasi perangkat lunak ERP terbatas

- Rekayasa proses bisnis agar sesuai dengan standar “ industri” yang di tentukan oleh system ERP dapat mengakibatkan hilangnya keuntungan kompetitif.

- System ERP dapat menjadi sangat mahal

SEJARAH BAAN

Baan Corporation diciptakan oleh Jan Baan pada tahun 1978 di Barneveld, Belanda, untuk memberikan jasa konsultasi dan administrasi keuangan. Dengan pengembangan paket perangkat lunak pertama, Jan Baan dan saudaranya mengadakan apa yang menjadi industri ERP. Perusahaan Baan berfokus pada penciptaan perencanaan sumber daya perusahaan ERP software.

JDE (JD EDWARDS)

JD Edward Word solusi perusahan atau JD Edwards, disingkaty JDE, adalah perangkat lunak computer perusahaan yang didirikan maret 1977 di Denver, Corolado oleh Jack Thomson, CTP “Chuck” Hintze, dan Gregory dan Ed McVaney. Perusahaan inimembuat nama bangunan tiga generasi Enterprise resource Planning ERP software termasuk word untuk IBM AS/400 minicoputers (pengguna) menggunakan terminal komputer atau terminal emulator), Oneword untuk arsitektur CNC dan JDE.

TI Representatif Vendor CRM

Penggunaan teknologi CRM mebentuk suatu strategi e-Business yang sekarang ini banyak digunakan oleh perusahaan karena dianggap sebagai senjata ampuh untuk memenangkan persaingan bisnis.

1. E-Piphany: pemasaran software dimana e-piphany adalah suatu perusahaan berkembang CRM sotf ware yang berfokus pada pelanggan untuk melihat setiap interaksi dengan pelanggan.

2. Broadvision adalah sebuah vendor perangkat lunak internasional swalayan aplikasi web untuk perdagangan elektronik, Enterprise Portal, CRM.

3. BEA merupakan anak perusahaan dari Oracle Corporation yang mengkhususkan diri dal;am produk-produk perangkat lunak infrastruktur perusahaan yang dikenal sebagai middleware, yang menghubungkan aplikasi perangkat lunak untuk database.

DEFINISI CRM

· CRM adalah sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat lunak ( software ) dan atau aplikasi berbasis web lainnya yang mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan,

· CRM adalah sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan ( supaya tidak lari ke pesaing ) dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, email, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing

· CRM adalah sebuah strategi bisnis menyeluruh dari suatu perusahaan yang memungkinkan perusahaan tersebut secara efektif bisa mengelola hubungan dengan para pelanggan.

IMPLEMENTASI CRM

1. Orang – orang yang professional ( kualitas memedai )

2. Proses yang didesain dengan baik

3. Teknologi yang memadai ( leading-edge technology )

§ CRM KANA

Dengan kana, perusahaan dapat memberikan pelanggan mereka kebebasan untuk mendapatkan pelayanan yang luar biasa, kapan dan bagaimana mereka menginginkannya. Suite produk Kana mencakup komponen – komponen berikut :

Ø With Solution Cana

Dengan solusi Kana, perusahaan dapat meningkatkan manajemen yang kuat respon email, Web kolaborasi dan kemampuan mengirimkan pesan aman.

Ø Call Center

Panggilan Kana aplikasi pusat mencakup fitur canggih untuk pengetahuan dan resolusi manajemen pelayanan, untuk merampingkan dan menyederhanakan kegiatan berbasis layanan telepon.

Ø Web Swalayan

Menyeluruh Kana swalayan solusi termasuk kol

Peran JDE dalam ERP

- Fungsional / analisis bisnis

- Programmer / pengembang

- CNC / Administrasi system

Oracle Corporation

Oracle Corporation (NADAQ : ARCL ) adalah sebuah perusahaan multinasional teknologi computer yang mengkhususkan dalam pengembangan dan pemasaran perusahaan perangkat lunak produk- terutama system manajeman data base. Oracle berkantor pusat di redwood City, California, America Serikat, Oracle memperkerjakan lebih dari 101950 orang di seluruh dunia tahun 2009.

Oracle Corporation alat untuk mengembangkan aplikasi meliputi:

- Oracle Designer

- Oracle Deleveloper yang terdiri dari Oracle Form, Oracle Penemu

- Oracle JDeveloper

- Oracle Application Express (APEX)

- Oracle SQL Developer

- Oracle SQL * Plus lembar kerja

Aplikasi Produk Oracle

- Selain data base Oracle juga menjual suite aplikasi bisnis. Oracle E-Business Suite berisi perangkat lunak untyuk melakukan keuangan, (Oracle Financials), Manufaktur, perencanaan sumber daya perusahaan dan SDM terkait fungsi (Oracle HR). Pengguna dapat mengakses fasilitas ini melalui antarmuka browser memalui Internet atai melalui intranet perusahaan.

PeopleSoft, Inc

PeopleSoft, Inc adalah perusahaan yang menyediakan system manajemen sumber daya manusia (HRMS) dan custumer relationship management (CRM) software, serta solusi software untuk manufaktur , keuangan, perusahaan manajeman kinerja, dan administrasi mahasiswa untuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi. Ini adalah sebagai sebuah perusahaan independent sampai diakuisisi oleh Oracle Corporation pada tahun 2005. nama produk PeopleSotf dan sekarang dipasarkan oleh Oracle.

Aplikasi People soft

Produk suite’s PeopleSoft awalnya didasarkan pada client-server pendekatan dengan berdedikasi klien. Dengan rilis versi 8, seluruh paket pindah ke web centric design yang disebut Pure Internet Architecture (PIA). Format yang baru memungkinkan seluruh fungsi bisnis dari perusahaan yang akan diakses dan di jalankan di web browser. Awalnya, sejumlah kecil fungsi keamanan dan setup system masih perlu dilakukan pada klien besar.

SAP AG

SAP AG (ISIN : DE0007164600, FWB : SAP, NYSE : SAP) adalah sebuah pengembangan seperangkat lunak perusahaan multinasioanal dan konsultansi yang menyediakan aplikasi software enterprise dan dukungan untuk bisnis dari semua ukuran global. Berkantor pusat di walldorf, Jerman dengan kantor regional di seluruh dunia, SAP adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di Eropa dan perusahaan perangkat lunak terbesar keempat di dunia pada thn 2009. perusahaan terkenal Produk ini perusahaan SAP Enterprise Resource Software Planning (SAP ERP)

BISNIS DAN PASAR

SAP merupakan bisnis terbesar dunia perangkat lunak perusahaan dan independent terbesar perangkat lunak penyedia-ketiga dari segi pendapatan. SAP ini beroperasi di tiga wilayah geografis- EMEA, yang mewakili Eropa, TImur tengah dan Afrika, Amerika .

SAP Mmfokuskan pada 6 sektor industri : industri proses, industri diskrit, industri konsumen, industri jasa , jasa keuangan, dan pelayanana public. Ia menawarkan dari 25 industri solusi porto folio lebih untuk perusahaan besar dan lebih dari 550 mikro vertical solusi bagi perusahaan dan usaha kecil menengah.

MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN (CRM)

CRM (Customer Relationship Management) Manajemen Hubungan Pelanggan adalah suatu jenis manajemen yang secara khusus membahas teori mengenai penangan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya dengan tujuan meningkatkan nilai perusahaan di mata para pelanggannya.

Pengertian lain mengatakan bahwa CRM adalah sebuah system informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pasca penjualan dalam sebuah organisasi. CRM melingkupi semua aspek yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan saat ini, termasuk didalamnya adalah pusat panggilan, tenaga penjualan, pemasaran, dukungan teknis dan layanan lapangan.

Sasaran CRM

Sasaran utama CRM adalah untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan pelanggan.

CRM mencakup metoda dan teknologi yang di gunakan perusahaan untuk mengelola hubungan mereka dengan pelanggan. Informasi yang di simpan untuk setiap pelanggan dan calon pelanggan di analisa dan di gunakan untuk tujuan ini. Proses otomasi dalam CRM digunakan untuk menghasilkan personalisasi pemasaran otomatis berdasarkan informasi pelanggan yang tersimpan di dalam system.

Fungsi – fungsi dalam CRM ::

o Mengidentifikasi factor – factor yang penting bagi pelanggan.

o Mengusung falsafah customer – oriented.

o Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan.

o Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan.

o Menyedikan dukungan pelanggan yang sempurna.

o Menangani keluhan pelanggan.

o Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan.

o Membuat informasi holistic tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.

Mengimplementasikan CRM

Customer Relationship Management adalah strategi tingkat korporasi yang berfokus pada pembangunan dan pemeliharaan hubungan dengan pelanggan. Beberapa paket perangkat lunak telah tersedia dengan pendekatan yang berbeda – beda terhadap CRM. Bagaimanapun , CRM bukanlah teknologi itu sendiri, tapi ia adalah pendekatan holistic terhadap falsafah organisasai, yang menekankan hubungan yang erat dengan pelanggan CRM mengurus filosofi organisasi pada semua tingakatan, termasuk kebijakan dan proses, custumer servise, pelatihan pegawai, pemasaran, dana manajeman system dan informasi. Sistem CRM mengintegrasikan pemasaran, penjualan, dan custumer service dari ujung ke ujung.

Komponen CRM

Menurut Blueprint CRM Telkom ada tiga komponen CRM yaitu (CRM, Team:20002)

  1. Custumer
  2. Relationship
  3. Management

Tujuan CRM antara lain:

- Meningkatkan pendapatan dari kepuasan pelanggan

- Mengurangi biaya penjualan dari distribusi

- Meminimumkan biaya pendukung pelanggan.

Manfaat CRM

Menjaga pelanggan yang sudah ada

Menarik pelanggan baru

Cross selling: menjual produk yang dibutuhkan pelanggan berdasarkan pembelianya.

Upgrading: menawarkan status pelanggan yang lebih tinggi

Perusahaan dapat merespon keinginan pelanggan lebih cepat dan lain sebagainya.

Menurut Judy Strauss , Proses CRM dapat dibagi menjadi beberapa proses yaitu:

Ø Mengidentifikasi pelanggan

Informasi adalah penggerak CRM. Perusahaan mendapat informasi mengenai individual customer dari berbagai sumber seperti force, customer service encounter, bar code scanner dan website. Semakin banyak informasi yang dimiliki perusahaan semakin baik nilai yang bisa disediakan bagi customer dan calon customer dalam hal keakuratan, ketepatan waktu, dan dapat memberikan penawaran yang masuk akal.

Ø Membedakan pelanggan

Pelanggan memiliki perbedaan kebutuhan. Internet memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi berbagai kesamaan maupun perbedaan individu dan kelompok, kemudian menggunakannya untuk meningkatkan keuntungan.

Ø Menyesuaikan pelanggan

Bila perusahaan telah mengidentifikasikan dan membedakan pelanggan berdasarkan karakter, kelakuan dan kebutuhan, perusahaan dapat menyesuaikan penawaran terhadap berbagai segmen atau individu. Interaksi dengan konsumen adalah sesuatu yang memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk mengidentifikasikan dan membedakan serta mengevaluasi keefektifan hasil penyesuaian marketing.

KONSEP CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT ( CRM )

Di dalam mengimplementasikan CRM, terdapat 6 kendala utama yang teridentifikasikan :

1. Kurangnya ahli – ahli dalam CRM

2. Mengkoordinasikan user antar departemen

3. Integrasi dengan system

4. Kurang ada tujuan yang jelas

5. Pendanaan

6. Kurangnya dukungan dari pimpinan eksekutif

Faktor – factor kritis dalam keberhasilan CRM

Ø Top Management Commitment

Ø Business Process

Ø Culture / Human Resource

Ø Organizational Structure

Ø System

Konsep Pendekatan CRM

1. Technology-based Relationship

2. Brand-based Relationship

3. Human-based Relationship

JENIS APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM )

.

Ada 3 jenis aplikasi CRM yang dapat dikategorikan dalam menunjang integrasi proses bisnis :

1. Operational CRM

Aplikasi operational CRM dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :

b. Customer Touching System

Pelanggan dapat berinteraksi dengan aplikasi perusahaan.

c. Customer Facing System

Pelanggan dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan. Contoh aplikasi yang digunakan oleh staf layanan informasi..

2. Analytical CRM

Analis data yang dihasilkan dari operasional CRM yang meliputi aplikasi data mining. Fokusnya adalah marketing manajer dalam hal cara mengelola pelanggan.

3. Collaborative CRM

Aplikasi campuran yang mencakup email, pengumuman personalia, e-communities dan sejenisnya yang dirancang untuk interaksi antara pelanggan dan organisasi.

Representatif Vendor CRM

Penggunaan teknologi CRM mebentuk suatu strategi e-Business yang sekarang ini banyak digunakan oleh perusahaan karena dianggap sebagai senjata ampuh untuk memenangkan persaingan bisnis.

1. E-Piphany: pemasaran software dimana e-piphany adalah suatu perusahaan berkembang CRM sotf ware yang berfokus pada pelanggan untuk melihat setiap interaksi dengan pelanggan.

2. Broadvision adalah sebuah vendor perangkat lunak internasional swalayan aplikasi web untuk perdagangan elektronik, Enterprise Portal, CRM.

3. BEA merupakan anak perusahaan dari Oracle Corporation yang mengkhususkan diri dal;am produk-produk perangkat lunak infrastruktur perusahaan yang dikenal sebagai middleware, yang menghubungkan aplikasi perangkat lunak untuk database

APLIKASI CRM

E-BISNIS:

- Manage 2000

- Web-based pemprosesan order penjualan

- Produk perubahan kolaborasi

ENTERPRISE – WIDE INTEGRASI

- CRM

- Fax system

- System informasi eksekutif

PERENCANAAN

- Advanced Perencanaan dan penjadwalan (APS)

- Kapasitas persyaratan peencanaan

- Recuring Manufactur

FOOT PRINT.

Istilah footprint atau jejak kaki telah dikenal secara umum dalam pengelolaan sumber daya alam oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Saat ini telah di kenal tiga jenis footprint dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

1. Ecological footprint

2. Carbon footprint

3. Water footprint.

o Ecological footprint

Lebih difokuskan untuk menghitung penggunaan lahan bioproduktif yang digunakan untuk menyokong populasi dunia yang dinyatakan dalam satuan hektar. Pendekatan ini memberikan penjelasan mengenai dampak perilaku manusia terhadap lingkungan dan dapat menghubungkannya dengan daya dukung bumi.

o Carbon footprint

Dititikberatkan pada panghitungan penggunaan energi yang dinyatakan dalam volume emisi karbondioksida ( CO2 ) menggunakan satuan ton, secara konseptual menggambarkan kontribusi individu atau negara terhadap pemanasan global.

o Water footprint

Menghitung penggunaan air untuk menyokong kehidupan manusia yang dinyatakan dalam satuan volume air ( M3 ). Saat ini, water footprint telah berkembang menjadi alat analisis yang digunakan untuk mengarahkan perumusan kebijakan kearah isu-isu mengenai keamanan air dan penggunaan air yang berkelanjutan di negara maju.

Microsoft Navision

Microsoft Dynamics NAV memungkinkan setiap individu dalam perusahaan untuk mengubah firasat menjadi wawasan asli, dan informasi tentang keputusan. Dengan akses data real-time dan berbagai alat analisis dan pelaporan termasuk tampilan grafis, pengolahan analisis online ( OLAP ), dan pilihan pengiriman berbasis Web sehingga setiap orang dapat membuat informasi, keputusan yakin bahwa drive membantu keberhasilan bisnis.

Team Track

Team Track adalah solusi yang baik bagi perusahaan yang ingin mencegah kerusakan proses sementara meningkatkann proses integrasi di beberapa area bisnis. Perusahaan minati perbaikan proses untuk menjaga kepercayaan pelanggan, selain itu Team Track menyediakan dokumentasi administrasi terperinci sehingga pelanggan, pekerja, serta manajer dapat memperoleh data secara update dan tepat sasaran sesuai keinginan mereka.

Beberapa aplikasi Team Track :

1. Oracle hikes certification testing fees.

2. SAP and Sysbase team up on mobile sales and workflow

3. Google opens Google Apps Marketplace

4. Microsoft cites no-email crawl pledge

5. IBM buys data-integration vendor Cast Iron

TERA SOFT

Pertumbuhan konstan dan perluasan jaringan mitra yang menjamin popularitas Terasoft di pasar global. Saat ini, jaringan ini bekerja dengan banyak perusahaan dari negara yang berbeda. Program mitra Terasoft memungkinkan peserta untuk melakukan operasi bisnis sukses dengan menggunakan pengalaman dan pengetahuan yang dberikan oleh Terasoft Solution. Terasoft CRM tersedia dalam 10 bahasa dengan ribuan pengguna dengan industri yang berbeda – beda, termasuk perdagangan dan perusahaan manufaktur, bank dan perusahaan asuransi, toko ritel dan penyedia layanan.

Beberapa aplikasi yang di unggulkan dari Terasoft CRM Solution :

2. Medical Software Software Medis

3. Customized Application Customized Aplikasi

4. Web Development & Web Design Web Development & Web Desain

5. Digitalizations Digitalizations

6. Digital Content Management Digital Content Management

7. Paging Pager

EAI

Pengertian EAI: Enterprise Aplication (EAI) dalah proses yang memungkinkan dua atau lebih system perusahaan untuk beroperasi menjadi satu.

Tujuan EAI adalah:

- Data Informasi Integrasi

- Kemerdekaan vendor

- Umum

Ada 4 kategori EAI:

- menghubungkan database : data base berbagi informasi dan menduplikasi informasi yang di perlukan.

- Menghubungkan aplikasi : aplikasi saham perusahaan proses bisnis dan data antara dua atau lebih.

- Data penggudangan : data diambil dari berbagai sumner data dan disalurkan kea dalam data base khusus untuk analisis

SUPPY CHAIN MANAGEMENT

SCM ( Supply Chain Management) adalah pengelolaan jaringan bisnis yang saling berhubungan yang terlibat dalam penyediaan dari produk akhir dan paket layanan yang di perlukan oleh konsumen akhir

.

Tujuannya adalah : untuk memenuhi permintaan pelanggan melalui penggunaan sumber daya yang paling efisien, termasuk kapasitas distribusi, persediaan dan sumber daya

manusia.

Klasifikasi SCM:

- Kegiatan merancang produk baru.

- Kegiatan merencanakan produksi dan persediaan.

- Kegiatan melakukan pengiriman.

Fungsi dari SCM adalah : merencanakan, mengatur, dan mengoptimalkan kegiatan rangkai penawaran seperti area fungsi lain, SCM memanfaatkan system informasi

SAP

SAP (Service Access Point) merupakan perusahaan terkemuka penyedia solusi software. Solusi SAP di desain sesuai dengan kebutuhan perusahaan di segala tingkatan, mulai dari SMB hingga ke Enterprise global.

Teknologi Informasi

Adalah internet. Internet memungkinkan kolaborasi,koordinasi, dan integrasi dalam praktek di lapangan.

Aplikasi internet dalam konteks suppy chain management:

- Electronic procurement

- Electronic fulfillment

- Manugistic

- SCT.

E-Procurement

Aplikasi internet untuk mendukung proses pengadaan

- proses pengadaan bahan baku dan komponen

- item-item yang masuk dalam kelompok MRO (Maintenance, repair, and operations)

E-Fulfillment

Lebih pada bagian hilir supply chain. Beberapa kegiatan yang termasuk dalam proses ini adalah : menerima order dari pelangan , mengelola transaksi termasuk proses pembayarannya.

Manugistic

Merupakan satu vendor untuk mengalahkan dalam ruang rantai pasokan otomatisasi.

SCT (transaksi rantai pasokan)

System SCT berperan untuk mengelola tugas-tugas operasional rinci, misalnya penjadwalan fasilistas produksi, melepaskan pesanan pembelian, mengelola pergudangan dan fungsi transportasi.