RESUME JARKOM
1. Semisal terdapat 2 office,yang pertama 0 dan selanjutnya 128
· Jika yang pertam a IP address 206.2.172.0
Maka subnet masknya = 255. 255.255.0
Dimana 255.255.255 sebagai networknya daan 0 sebagai hostnya.
· Untuk yang ke 2,dimulai dari 128,maka
IP address 206.2.172.5
Subnet mask 255.255.255.128
Jika kita perhatikan maka subnetnya adalah : 11111111.11111111.11111111.10000000
Membutuhkan 2 subnet dan 128 bit
2. Jika terdapat 4 office dimulai dari 0, 64, 128, 192
Maka :
· Bit yang diperlukan 192 dari perhitungan 128+64
· Blok size =64
· - Subnet untuk 0=0
- untuk 64 =64
- untuk 128 =128
- untuk 192=192
IP ROUTING
1. Bagaimana mengkomuniksikan host B dengan lokal subnet dengan IP 192.168.2.0
2. Mengecek apakah sudah sesuai apa belum,untuk host B
3. Router A dengan subnet 192.168.2.0,router A dan B dikonfigurasikan untuk CIGRP routing
4. Router b ungtuk subnet 192.168.2.0 telah terkoneksi
TROUBLESHOOTING
Perbedaan Routed protocol dengan routing
Routed protokok : IP
Routing : RIP,OSPF,EIGRP
STATIC ROUTED DAN DINAMIC
DINAMIC
CLASS
Contoh : 10.10.100.0/24 untuk klas A
HARDWARE
SHOW COMMAND
RIP
Tipe Routing : distance vector
Algoritma : bellman ford
Matrik : HOPS
HOPS limit : 15 hops
Update : mengiringi semua daftar tabel setiap 30 detik
Routing table : N/A
OSPF
Routing type : link static
AlgoRITMA : spf,DIJKSTRA
Matrik : cost
Hops limit : N/A
Update : mengirim update ketika kita merubahnya
Routing table : database table
Administratif distance : 110
EIGRP
Routing tipe : hybrid,class
Algoritma : dual
Matrik : composite matrik (bandwidth,delay load)
Hop limit : N/A
Update : mengirim ketika kita merubahnya
administ ratif distance :90,170 (external)
BGP
Routing tipe :patch vektor
Matrik : atribut
Admiistrativ distance :ebgp 20,ibgp 200
Other : sync,asn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar